Category architecture
Keyword-to-category mapping, hierarchy, copy, dan internal navigation.
Optimalkan kategori, produk, filter, internal linking, dan technical architecture agar mesin pencari menemukan halaman yang tepat—dan pengguna lebih cepat menuju produk yang dicari.
Ribuan URL produk, filter, sort, varian, stok, dan kategori dapat menciptakan crawl waste serta duplicate signals. Strategi harus menyeimbangkan index coverage, search demand, merchandising, dan conversion path.
Lihat bagaimana kami melakukan diagnosis SEO →Setiap workstream dirancang supaya output dapat dipahami, dieksekusi, dan dievaluasi—bukan berhenti pada rekomendasi abstrak.
Keyword-to-category mapping, hierarchy, copy, dan internal navigation.
Title, description, variant handling, schema, dan related products.
Mengontrol filter agar crawl dan index tetap efisien.
Menghubungkan category, subcategory, product, editorial, dan seasonal pages.
Aturan redirect, retain, replacement, dan archive berdasarkan konteks.
Menghubungkan landing page SEO dengan transaction dan revenue metrics.
Kami menjaga setiap tahap memiliki input, keputusan, dan output yang jelas.
Memetakan kategori, produk, filter, dan demand.
Menetapkan URL yang harus crawl/index.
Memperkuat template kategori dan produk.
Mengisi gaps berdasarkan intent komersial.
Mengembangkan internal links dan authority.
Mulai dari SEO Audit untuk mengetahui constraint dan prioritas yang paling penting.
Pelajari SEO Audit →Jawaban singkat sebelum Anda menentukan scope.
Ceritakan target, website, dan kondisi kompetisi. Kami bantu memetakan langkah yang paling masuk akal.